In between : Semantics and Pragmatics
Buku yang saya bedah (atau lebih tepatnya saya tulis ulang dalam bahasa Indonesia) kali ini berjudul Pragmatics yang ditulis oleh Jean Atilwel Peccei, 1999. Bagi saya, dan mungkin juga mereka yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak, pasti pernah punya pengalaman ketika kita mencoba berkomunikasi dengan anak-anak kita. Pengalaman itu ada yang lucu ada pula yang sampai membuat kita kesal. Permasalahan muncul ketika anak kita sepertinya sudah mengerti dan bisa merespon perkataan kita, tetapi gagal memahami maksud perkataan kita. Berikut penjelasan yang mudah-mudahan bisa mencerahkan kita sebagai orang tua sehingga kita bisa lebih bertoleransi dengan keterbatasa anak-anak kita. Antara Semantics dan Pragmatics Mari kita mulai dengan contoh kasus di bawah ini: A little boy comes in the front of the door. Mother : Wipe your feet, please. The boy removes his muddy shoes and shocks and carefully wipes his clean feet on the doormat. A father is trying to get his 3-year-old daug...